Rabu, 21 Oktober 2015

Perdamaian

Nama : Wisye Ananda P.A
NIM : 15.E1.0140

Kita tak asing ketika mendengar istilah 'perdamaian' dalam kehidupan kita. Bahkan kita sering mendengar kata itu terucap berulang kali pada setiap individu di lingkungan kita, maupun rumah ataupun tempat kerja kita. Tapi, apakah sebenarnya perdamaian itu? Perdamaian membawa konsep positif untuk setiap orang yang mendengarnya, dan hal ini merupakan tujuan manusia yang manusiawi ketika mereka mampu menciptakan perdamaian di kehidupan dan sekeliling mereka.

Definisi menurut Sumber :
 
1. Damai memiliki banyak arti: arti kedamaian berubah sesuai dengan hubungannya dengan kalimat. Perdamaian dapat menunjuk ke persetujuan mengakhiri sebuah perang, atau ketiadaan perang, atau ke sebuah periode di mana sebuah angkatan bersenjata tidak memerangi musuh. Damai dapat juga berarti sebuah keadaan tenang, seperti yang umum di tempat-tempat yang terpencil, mengijinkan untuk tidur atau meditasi. Damai dapat juga menggambarkan keadaan emosi dalam diri dan akhirnya damai juga dapat berarti kombinasi dari definisi-definisi di atas. (https://id.wikipedia.org/wiki/Damai)

2. Perdamaian dalam arti yang luas adalah, “penyesuaian dan pengarahan yang baik dari orang seorang terhadap Penciptanya pada satu pihak dan kepada sesamanya pada pihak yang lain”. Hal ini berlaku bagi keseluruhan hubungan konsentris (bertitik pusat yang sama) antara seorang dengan orang lainnya, seseorang dengan masyarakat, masyarakat dengan masyarakat, bangsa dengan bangsa dan pendek kata antara keseluruhan umat manusia satu sama lainnya, dan antara manusia dan alam semesta.(http://neetatakky.blogspot.co.id/2011/05/pengertian-perdamaian-menurut-para-ahli.html)

3. Sebuah definisi yang sederhana dan sempit dari damai adalah ketiadaan perang. (bahasa Roma kuno untuk damai adalah Pax yang didefinisikan sebagai Absentia Belli, ketiadaan perang). Dengan definisi seperti ini, kita dapat menganggap Congo, Sudan, dan mungkin Korea Utara dalam keadaan damai karena mereka tidak sedang berperang dengan musuh dari luar. (https://id.wikipedia.org/wiki/Damai)

Jadi kesimpulan sementara, perdamaian adalah suatu keadaan dimana tidak adanya perang, tidak adanya musuh, dan keadaan yang sangat tenang. Perdamaian juga merupakan tujuan dunia dan akan tetap di jaga oleh seluruh dunia, sama seperti isi UUD 1945 alinea ke-4 yang berbunyi "..... Ikut melaksanakan ketertiban dunia...." yang artinya bahwa negara kita pun juga turut ikut dalam menjaga perdamaian dunia. 


penbimbing : G. Daru Wijoyoko

25 komentar:

  1. Sangat menambah wawasan buat saya.
    Terimakasih

    BalasHapus
  2. Menurut Anda, bagaimana mewujudkan perdamaian dengan orang yang berbeda keyakinan dengan kita? Thank you. GOD bless

    BalasHapus
    Balasan
    1. semua orang pasti memiliki keyakinan masing-masing dengan jalan pikiran masing-masing, tapi sebagai manusia yang beriman, mereka pasti memiliki rasa empati dan simpati kepada sesamanya, dan rasa itulah yang akan secara tidak langsung menimbulkan rasa toleransi antar manusia, walaupun itu berbeda keyakinan sekalipun. Dengan kebaikan kecil saja antar sesama umat beragama, itu sudah cukup membuat perdamaian diantara kita walaupun hanya memberikan sepotong roti orang islam kepada orang katolik. sekian. Semoga membantu, terima kasih sudah mampir :)

      Hapus
  3. Menurut keyakinan yang anda anut, bagaimana sudut pandang dari keyakinan yang anda anut dalam percaturan mengusahakan kedamaian?bagaimana cara mengatasi perbedaan dengan kedamaian menueut pandangan anda?

    BalasHapus
  4. Agama islam mengajarkan untuk membina tali silaturahmi antar umat manusia, entah itu satu keyakinan maupun berbeda keyakinan, bahkan kita diajarkan untuk tetap memberikan makan kepada fakir miskin yang di dalam konteks tidak semuanya si penerima beragama islam. Tuhan hanya satu, hanya saja cara menyampaikannya yang berbeda satu dengan yang lainnya, jadi cara kita untuk mengatasinya adalah, tetap menjadi baik untuk semua kalangan agama, jangan ada diskriminasi antar agama dalam bentuk apapun, karena kita harus berpendapat bahwa semua manusia itu sama di mata Tuhan, dan hanya tingkat keimanan yang membedakannya di mata Tuhan. Sekian jawaban saya, terima kasih sudah mampir ... :)

    BalasHapus
  5. Wisye! tulisan tentang Damai itu baik sekali.
    terus berkarya ya.
    God Bless You. :)

    BalasHapus
  6. Sangat baik! terus berkarya, Godbless

    BalasHapus
  7. semoga perdamaian tidak hanya sekedar teori, tapi dapat kita dapat terapkan bersama. nice article wisye. allah bless u :)

    BalasHapus
  8. semua manusia pasti menginginkan rasa damai. good artikel

    BalasHapus
  9. memang harus kita yg menjaga perdamaian. jika menegakan perdamaian di dunia jika Allah SWT menghendaki semua pasti akan terwujud...

    BalasHapus
  10. Nice articlee!! Semangat trs ya godbless<3

    BalasHapus
  11. menurut aliran anda, apa definisi dari perdamaian itu sendiri?

    BalasHapus
  12. artikel yang bermanfaat dam memberi pengetahuan baru ;)

    BalasHapus
  13. Tuhan sangat menyukai perdamaian, kita pun tentunya jg menyukai perdamaian krn perdamaian itu indah

    BalasHapus
  14. blognya bermanfaat banget buat kita semua . keren! <3

    BalasHapus
  15. Blognya bagus... sangat menarikdan bermanfaat, ditunggu update selanjutnya!

    BalasHapus
  16. post anda sangat bagus dan menginspirasi. terus berkayarya. gbu;)

    BalasHapus
  17. Sangat bagus, semoga bisa menginspirasi ya;)

    BalasHapus
  18. Perdamaian memang diperlukan di dunia ini jadi banyak warga dunia yang terus-menerus menggalakkan kedamaian di muka bumi. Nice article :)

    BalasHapus