Sabtu, 31 Oktober 2015

Perdamaian Menurut Islam

Nama : Wisye Ananda Patma .A.
NIM : 15.E1.0140
Kelas : 02


Sebelumnya kita membahas tentang perdamaian yang diartikan secara luas, dimana disitu dikatakan bahwa perdamaian merupakan disaat tenang, ama, dan kondusif. Lalu bagaimana islam memandang perdamaian itu sendiri?

Cukup dengan mendengarkan ucapan yang dianjurkan untuk disampaikan pada setiap pertemuan. "Assalamu 'Alaikum" (Damai untuk Anda), seseorang dapat menghayati bahwa kedamaian yang didambakan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk pihak lain.

Perdamaian merupakan salah satu ciri utama agama Islam. Ia lahir dari pandangan ajarannya tentang Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, alam, dan manusia.Allah, Tuhan Yang Maha Esa, adalah Maha Esa, Dia yang menciptakan segala sesuatu berdasarkan kehendak-Nya semata. Semua ciptaan-Nya adalah baik dan serasi, sehingga tidak mungkin kebaikan dan keserasian itu mengantar kepada kekacauan dan pertentangan. Dari sini bermula kedamaian antara seluruh ciptaan-Nya.

 "Kami menciptakan semua yang hidup dan air" (QS Al-Anbiya' [21]: 22)
Dalam ajaran Islam bahwa perdamaian merupakan kunci pokok menjalin hubungan antar umat manusia, sedangkan perang dan pertikaian adalah sumber mala petaka yang berdampak pada kerusakan sosial. Agama mulia ini sangat memperhatikan keselamatan dan perdamaian, juga menyeru kepada umat manusia agar selalu hidup rukun dan damai dengan tidak mengikuti hawa nafsu dan godaan Syaitan,
Paling tidak ada beberapa ajaran Islam yang berorientasi kepada pembentukan perdamaian di tengah umat manusia, sehingga mereka dapat hidup sejahtera dan harmonis, diantaranya : 

1. Larangan Melakukan Kedzaliman.
Islam sebagai agama yang membawa misi perdamaian dengan tegas mengharamkan kepada umat manusia melakukan kedzaliman, kapan dan di mana saja. Firman Allah :  

Dan barangsiapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.[4] (QS. 25:19) 

2.   Persamaan Derajat
Persamaan derajat di antara manusia merupakan salah satu hal yang ditekankan dalam Islam. Tidak ada perbedaan antara satu gologan dengan golongan lain, semua memiliki hak dan kewajiban yang sama. Kaya, miskin, pejabat, pegawai, perbedaan kulit, etnis dan bahasa bukanlah alasan untuk mengistimewakan kelompok atas kelompok lainnya. Dengan adanya persamaan derajat itu, maka semakin meminimalisir timbulnya benih-benih kebencian dan permusuhan di antara manusia, sehingga semuanya dapat hidup rukun dan damai.

3. Menjunjung Tinggi Keadilan
Islam menekankan perdamaian dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat, keadilan harus diterapkan untuk siapa saja, karena dengan ditegakkannya keadilan itu, makan tidak ada seorang pun yang dikecewakan atau didiskriminasi sehingga dapat merendam rasa permusuhan, dengan demikian konflik tidak akan terjadi 

Jadi, islam merupakan agama yang sangat mendambakan perdamaian di muka bumi ini. Dengan segala perintah Allah, Islam dianjurkan untuk memandang semua orang sama, dan menegakkan arti toleransi diantara sesamanya. Islam tidak pernah mengajarkan untuk membunuh pemeluk agama lain, melainkan justru menghargai pemeluk selain agama islam. Karena perbedaan itu sangat indah.
 
 Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia”. (Q.s. fushshilat 34)    

Adapun hamba-hamba tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan salam”. (Q.s. al-Furqan 63)

Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan”. (Q.s. Ali Imran 133-134).

Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia jadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih (pendapat), kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah meciptakan mereka”. (Q.s. hud 118-119).
 
penbimbing : G. Daru Wijoyoko

4 komentar:

  1. Bener bgt, Islam menjunjung tinggi perdamaian:))

    BalasHapus
  2. Islam tidak pernah mengajarkan untuk membunuh pemeluk agama lain, melainkan justru menghargai pemeluk selain agama islam.
    Aku sangat suka dengan kata kata itu, karna ini membuktikan pikiran orang yg salah mengenai agama Islam.
    Terus berkarya dan wujud nyatakan di kehidupanmu genks

    BalasHapus
  3. Terima kasih utk pengetahuan baru yang diberikan, semoga kifa makin kompak dalam membenfuk persatuan!!

    BalasHapus